Hal terakhir yang banyak dihindari oleh banyak pilot DJI drone adalah kemungkinan dronenya mengalam benturan atau crash. Namun, tentu menerbangkan drone agar tidak menabrak atau crash tentulah bukan sesuatu yang mudah. Ada beberapa hal yang tentu saja yang di luar kendalimu dan ada kesalahan yang mungkin tidak bisa kamu hindari.

Dari sekian banyak alasan yang bisa menyebabkan drone crash, kami merangkum 10 alasan umum drone bisa crash.

Apa yang sebaiknya dilakukan setelah drone mengalami crash?

Satu hal yang pasti: bahwa setiap drone pasti akan crash pada waktunya. Tidak penting seberapa berpengalamannya kamu dalam menerbangkan drone, kemungkinan bahwa drone akan mengalami crash tetap ada. Drone bisa crash disebabkan karena kesalahan pilot; atau karena kondisi yang berada di luar kendali kita.

Jadi, ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan jika dronemu mengalami crash. Beberapa di antaranya seperti:

  1. Matikan drone dan atau remot kontrol dan segera lepas baterai dan propellernya.
  2. Bersihkan semua kotoran, debu, atau pasir yang ada pada drone setelah jatuh dengan menggunakan cairan alkohol
  3. Secara manual, putar motor saat drone dalam keaadan terbalik untuk membuang pasir atau kotoran apa pun yang menempel. Kamu juga bisa meniup bagian motor ini untuk menghilangkan kotorannya
  4. Periksa apakah terjadi sesuatu dengan gimbal, bagian-bagian yang bengkok atau retak
  5. Periksa kamera apakah retak atau ada bagian yang hilang
  6. Periksa apakah baterai mengalami kerusakkan secara fisik
  7. Periksa apakah ada bagian dari propeller yang retak. Jangan gunakan lagi propeller yang sudah retak
  8. Periksa semua bantalan gimbal
  9. Periksa apakah ada bagian frame termasuk landing gear yang mengalami retak
  10. Periksa setiap motor untuk memastikan sudah berfungsi dengan benar dan tidak kehilangan satupun sekrupnya
  11. Bersihkan lagi kotoran/debu/pasir pada setiap bagian drone yang bergerak.
  12. Jika sudah bersih, masukkan kembali baterai ke kompartemennya
  13. Nyalakan ulang drone tanpa propeller pada permukaan yang datar dan biarkan drone melakukan prosedur start-up
  14. Lakukan kalibrasi kompas terlebih dahulu lalu IMU
  15. Periksa apakah gimbal dapat bergerak tanpa ada masalah. Periksa dengan menggunakan pengontrol gimbal
  16. Matikan drone dan pasang propeller. Nyalakan lagi dan pastikantidak ada bagian yang bergoyang ketika dinyalakan
  17. Terbangkan drone pada ketinggian 1 meter dan biarkan melayang sebentar. Amati apakah ada gerakkan yang aneh
  18. Ketika merekam video lakukan beberapa manuver sederhana (maju, mundur, ke kanan, kiri, atas, bawah)
  19. Lihat video hasil rekaman apakah ada guncangan yang terjadi.
  20. Lakukan penerbangan jarak menengah dan pastikan jika semua hal berjalan baik
  21. Jika ada hal yang tidak beres ketika kamu melakukan pemeriksaan dan ujicoba terbang setelah jatuh jangan ragu hubungi DJI Experience Store Yogyakarta Service Center.

Drone adalah sebuah perangkat yang sangat kompleks yang sangat bergantung pada berbagai sistem untuk bisa bekerja dengan baik. Namun, dengan segala kekomplekkan itu tetap saja tidak bisa menjamin bahwa drone tidak akan mengalami crash. Dengan mengetahui tanda-tanda yang bisa menyebabkan DJI dronemu crash seperti yang disebutkan di atas bisa membantu meminimalisasi kemungkinan drone akan crash atau bahkan hilang saat terbang. Kebanyakan crash bisa dicegah dengan selalu waspada dan disiplin dalam segala persiapan sebelum penerbangan.

1 Comment

  1. Rakha

    Utk poin nmr 5 ttg penekanan tmbol RTH trlalu cepat ko penjelasanny tdk ada om? Pnjlasan di nmr 5 sama persis dgn nmr 4. Mohon info nya. Thnx

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *