Mari sepakat, bahwa menerbangkan drone adalah hal yang lumrah dan mudah untuk dilakukan. Namun, tidak semua orang bisa mengambil foto dengan baik menggunakan drone. Kebanyakan orang tidak paham betul bagaimana cara mengatur fungsi kameranya dan berikut ini adalah 7 kesalahan umum pengaturan kamera:

1. Exposure Mode

Pernah penasaran mengapa kadangkala foto yang kita ambil sering kali menjadi terlalu hitam atau terlalu polos. Jawabnya adalah karena Mode Exposure yang kamu pilih.

Kalau kamu menggunakan aplikasi DJI GO kamu bisa memilih pengaturan antara mode manual (M) dan auto. Foto yang terlalu gelap atau terang bisa disebabkan karena kamu salah dalam menentukan pengaturan exposure. Gunakan Mode Auto agar hal ini tidak lagi terulang.

Beberapa pilot mungkin lebih senang menggunakan Mode M dan menurunkan kecepatan shutter untuk mengambil foto di malam hari.

2. EV Compensation

Kesalahan umum berikutnya adalah salah dalam menentukan besarnya EV Compensation. Terkadang walau sudah menggunakan Mode Exposure Auto, foto yang dihasilkan masih saja terlalu gelap atau terang.

Kamu bisa mengatasi ini dengan menyesuaikan EV (Exposure Value) sampai foto menjadi terlihat sempurna. Sederhanyanya, EV+ membuat foto menjadi lebih terang, sedangkan EV- membuat foto menjadi lebih gelap. Perlu kamu ingat bahwa tidak semua foto pada semua kondisi memiliki pengaturan EV Compensation yang sama. Kamu harus lebih peka dalam menentukan besarnya EV Compesation ini berdasaarkan jumlah cahaya yang masuk

3. ISO

Kesalahan selanjutnya yang sering dilakukan oleh kebanyak pilot adalah salah menentukan jumlah ISO yang digunakan. Memang benar bahwa ISO tinggi membuatmu dapat mengambil gambar dengan kecepatan shutter tinggi pada tempat yang minim cahaya, tetapi hal ini juga akan menyebabkan munculnya noise yang tinggi.

Penggunaan ISO tinggi ketika mengambil foto pada siang yang terik akan menyebabkan hasil foto menjadi terlalu terbang dengan noise yang tinggi. Pastikan untuk menggunakan ISO yang pas ketika mengambil foto.

Dan jika kamu tidak yakin bagaimana cara menentukan jumlah ISO yang pas, kamu bisa menggunakan Auto ISO agar kameramu bisa menentukan jumlah ISO yang lebih pas.

4. White Balance

Fotomu sering terihat tidak sesuai? ketika fotomu sering demikian, kamu harus menyesuaikan ulang White Balancenya. Masing-masing tempat memiliki temperature yang berbeda-beda. Karena kameramu tidak bisa merasakan perbedaan ini, maka kamu harus secara manual menentukannya. Kami menyarankan untuk menggunakan Auto White Balance jika kamu masih bingung untuk menentukan pengaturan yang sesuai.

Perlu kamu ingat juga, bahwa kamu bisa menyesuaikan white balance ini tanpa mengurangi kualitas foto jika kamu menggunakan format RAW. Namun, jika kamu mengambil foto dengan format JPEG, maka kualitasnya akan turun.

5. Focus

Sering mendapatkan gambar yang blur? Dan hasilnya masih sama saja walau sudah mengetuk layar ponsel untuk menfokuskan kamera? Hal ini mungkin akibat karena kamu menggunakan mode MF (Manual Focus). Ubah pengaturan ke AF (Auto Fokus) untuk bisa menggunakan fitur auto fokus. Namun ingat, fitur auto fokus ini tidak bisa digunakan ketika dalam lokasi gelap.

6. Format

Pernah merasa bahwa kadang-kadang kualitas foto menjadi berkurang setelah proses pasca produksi? Hal ini mungkin karena format gambar yang kamu gunakan.

Pada DJI GO kamu bisa memilih beberapa format foto: JPEG, RAW, dan JPEG+RAW. Kami menyarankan untuk menggunakan format RAW jika kamu berencana untuk mengedit foto yang kamu ambil. Hal ini dikarenakan format RAW menyimpan lebih banyak informasi dan detil foto jika dibandingkan dengan JPEG.

7. Photo Mode

Dengan DJI drone dan DJI GO kamu bisa mengambil beberapa foto sekaligus dalam satu jepretan. Ada beberapa mode foto yang bisa kamu pilih pada DJI GO: Single, Multiple, AEB, Timed Shot, dll. Buka menu photo mode dan pastikan kamu memilih mode foto yang sesuai.