Buat kamu aerial fotografi tentu tahu betapa luar biasanya foto yang diambil di atas pemukaan air seperti di atas laut, sungai, atau danau. Namun, kamu juga tentu paham risiko menerbangkan DJI drone di atas permukaan air. Lingkungan berair dipenuhi dengan potensi bahaya seperti kapal, ombak, angin kencang, dll. Meskipun kami dari DJI Experience Store Yogyakarta tidak menganjurkan pilot terbang di atas permukaan air, terutama pilot beginner, berikut ini kami berikan 8 tips aman menerbangkan DJI drone di atas air.

Non-Aktifkan Sistem Vision Positioning (VPS)

Semua DJI drone dilengkapi dengan VPS, sebuah teknologi yang memetakan permukaan di bawah drone yang membantu drone untuk menentukan posisinya ketika terbang. Ketika terbang di atas permukaan air, pantulan cahaya dari permukaan air dapat menyebabkan masalah pada VPS ini. Oleh karen itu, menonaktifkan VPS adalah cara paling baik untuk membuat dronemu tetap aman waktu terbang di atas permukaan air.

Buat Rencana Matang

Terbang di atas permukaan air memiliki risiko sangat tinggi, tetapi bisa diatas jika kamu memiliki rencana pengambilan gambar yang matang. Rencana ini termasuk menentukan titik pengambilan gambar, menentukan sudut pengambilan gambar, dan lain sebagainya yang bisa membantumu memininalisasi semua risiko yang bisa saja terjadi.

Aktifkan Maximum Flight Distance

Meskipun selalu menyenangkan untuk bisa terbang jarak jauh ketika berada di atas permukaan air, kami menyarankan untuk tetap mengoperasikan drone di dalam line of sight. Jika kamu berencana untuk mengambil gambar yang memerlukan jarak pengambilan yang jauh, pastikan bahwa kamu mengaktifkan Maximum Flight Distance melalui aplikasi DJI GO 4. Namun ingat, pastikan kamu memasukkan angka yang sesuai dengan kemampuan dari remot kontrolmu.

Latihan Rutin

Tips aman menerbangkan DJI drone di mana pun adalah dengan melakukan latihan menerbangkan secara rutin. Latihan ini termasuk lepas landas, mendarat, dan menghindari rintangan. Hal ini penting kamu kuasai sebelum memutuskan menerbangkan DJI drone mu di atas permukaan air.

Ketika menerbangkan DJI drone di atas permukaan air, kamu akan menghadapi dua pilihan: lepas landas dari permukaan tanah atau lepas landas dari kapal. Ketika lepas landas dari kapal kondisi drone setelah lepas landas akan sangat tidak stabil. Berhati-hatilah saat melakukannya.

Perbarui Home Point Secara Manual

Ketika terbang di atas permukaan tanah, home point biasanya adalah titik di mana aircraft melakukan lepas landas. Ketika terbang di atas permukaan air, atau di kondisi tidak ideal lainnya, aircraft akan menggunakan kompas dan GPS untuk secara otomatis merekam home pointnya, yang bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

Menjadikan kapal sebagai home point akan sangat berisiko karena kapal akan selalu bergerak. Oleh karena itu, penting untuk selalu memperbarui home pointmu. Untuk melakukannya ada dua cara yang bisa kamu pilih dengan DJI GO 4: (1) geser kiri pada tampilan layar utama dan pilih “Home Point: Me”. (2) Buka pengaturan utama dengan menekan tiga titik yang ada di pojok kanan atas, lalu buka “Main Controller Settings” dan tekan “Home Point: Me”

Hindari Rintangan

Memutuskan terbang di atas permukaan air juga artinya kamu akan berhadapan dengan rintangannya. Berikut ini rintangan yang mungkin kamu hadapi ketika terbang di atas permukaan air:

Benda yang Mengganggu Sinyal Kompas dan GPS

Hal penting ketika menerbangkan drone adalah sinyal kompas dan GPS. Pastikan ketika terbang kamu menghindari benda-benda yang bisa mengganggu sinyal kompas dan GPS ini. Benda-benda tersebut di antaranya adalah kontainer kapal, atau benda lain yang menggunakan antena, magnet, atau memancarkan sinyal Wi-Fi

Benda-benda Natural

Ketika terbang di atas permukaan air, misalnya di atas sungai atau danau, perhatikan benda-benda alamiah yang mungkin mengganggu penerbanganmu. Juga, jika kamu terbang di atas permukaan laut, perhatikan burung-burung yang terbang dan ada kemungkinan menabrak dronemu.

Kapal

Kapal dengan berbagai ukuran memiliki potensi mengganggu penerbanganmu. Jangan terbang terlalu dekat dengan kapal dan sebagai tambahan tindakan pencegahan atur ketinggian RTH lebih tinggi dari kapal-kapal yang ada di sekitarnya.

Gunakan Mode Penerbangan Pintar – Course Lock

Dengan menggunakan mode penerbangan pintar, kamu dapat menghasilkan footage yang luar biasa. Salah satu mode penerbangan pintar yang cocok digunakan ketika terbang di atas permukaan air adalah Course Lock. Dengan fitur ini drone dapat terbang secara otomatis mengikuti jalur terbang yang sudah diatur sebelumnya. Hal ini sangat memudahkanmu ketika mengambil gambar karena kamu hanya perlu fokus pada hal itu saja.

Waspada Pada Angin

Sebagai pilot drone, kamu juga dituntut peka terhadap kecepatan angin yang berhembus selama penerbangan. Angin yang bertiup kencang juga berdampak pada cepat habisnya daya baterai. Namun sayangnya, angin ini adalah satu-satunya hal yang tidak bisa kamu hindari. Maka, kamu perlu sangat berhati-hati jika angin bertiup kencang.

Video berikut ini akan membantumu mengukur kecepatan angin dengan menggunakan aplikasi DJI GO 4:

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *