Sebuah pertanyaan yang acap kali sering ditanyakan adalah: Bagaimana, Di mana, dan Kapan Menerbangkan Drone itu disebut Legal? Adalah sebuah hal yang sangat penting bagi pilot UAV professional dan seorang penghobi untuk benar-benar memahami aturan menerbangkan drone setempat.

Dengan paham aturan menerbangkan drone ini, para pilot tidak hanya dapat menjaga keamanan mereka, tetapi juga keamanan aircraft dan orang-orang di sekitar. Menaati aturan yang berlaku ini juga akan menjadikan pilot drone sebagai contoh penerapan teknologi drone yang ramah lingkungan.

Tahun lalu, Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat mengeluarkan sebuah peraturan untuk memastikan bahwa drone dapat terbang dengan aman. DJI sebagai salah satu produsen drone dan teknologi pencitraan udara nomor satu merespon aturan itu dengan meluncurkan AeroScope.

ukum dan peraturan menerbangkan drone memang sangat beragam, tergantung pada aturan wilayah masing-masing. Kendati demikian, ada 5 aturan menerbangkan drone yang sama hampir di seluruh dunia.

1. Daftarkan Drone-mu

Beberapa negara mengharuskan para pilot UAV untuk mendaftarkan drone mereka sebelum mulai menerbangkan. Pendaftaran ini dilakukan agar pilot mudah mengetahui lokasi drone mereka jika hilang. Pilot drone juga bisa dimintai pertanggungjawabannya ketika drone mereka terbang secara sembarangan.

Beberapa pengadilan di luar negeri memang baru-baru ini membatalkan aturan pendaftaran drone ini. Namun, kami tetap menyarankan bahwa kamu tetap harus mendaftarkan drone-mu sebagai sebuah upaya menjaga keamanan.

2. Apakah Kamu Pilot Professional?

Jika kamu adalah seorang sinematografi atau fotografer professional yang ingin menggali pundi-pundi uang dengan drone, maka kamu perlu mendapatkan sebuah sertifikat.

Sertifikat ini menunjukkan bahwa kamu telah lulus tes pengetahuan aeroneutika dan hal-hal lain yang bersangkutan tentang keamanan dan keselamatan dalam menerbangkan drone. Sertifikat ini ditandatangani oleh FAA secara langsung.

3. Terbang di Dalam Line-of-Sight

Beberapa pilot beginner sering kali bertanya, “Seberapa jauh drone-ku bisa terbang?” Padahal, pertanyaan yang seharusnya diajukan adalah, “Seberapa jauh aku dapat menerbangkan drone dengan aman?”.

Drone DJI seperti Mavic Pro dan Phantom 4 Pro mampu terbang hingga jarak 7km tetapi acapkali dengan jarak 7km itu drone kita sudah tidak lagi terlihat.

Dalam banyak hal, melihat sejauh mana drone-mu terbang adalah cara paling baik untuk mencegahnya terhindar dari kemungkinan crash. Jika kamu hanya mengandalkan apa yang terlihat pada layar ponsel atau tablet saja, kamu tidak dapat melihat apa yang ada di sekitar drone dan hal ini meningkatkan kemungkinan terjadinya crash.

4. JANGAN Terbang Dekat Bandara dan Lokasi Sensitif Lainnya

JANGAN menerbangkan drone di mana pesawat berawak melakukan penerbangan, kecuali kamu memiliki izin khusus. Menerbangkan drone di bandara dan lokasi sensitif lain bisa menimbulkan resiko keamanan serius. Maka dari itu sistem GEO milik DJI menerapkan zona Khusus yang meliputi bandara yang memungkinkan pilot untuk terbang setelah memenuhi beberapa persyaratan.

Lokasi sensitif mencakup stadion ketika ada sebuah event yang sedang berlangsung, pangkalan militer, lembaga pemasyarakatan, area pemerintahan yang semua daftarnya akan muncul pada Map GEO milik DJI.

5. Terbang dengan Ketinggian Aman

Drone produksi DJI mampu terbang dengan ketinggian hingga 500 meter, tetapi fitur ini dapat digunakan hanya jika pilot setuju dan bersedia bertanggung jawab penuh apabila ada kecelakaan yang mungkin terjadi. Di beberapa negara, ketinggian terbang dibatasi hanya 400 meter demi mencegah adanya gangguan sinyal penerbangan dengan pesawat komersial yang lebih besar lainnya.

PERLU KAMU INGAT!

Daftar peraturan ini tidak berlaku secara universal, artinya bisa saja di belahan negara lain ada satu atau dua aturan yang tidak berlaku. Maka , seperti yang kami utarakan tadi, penting untukmu untuk tahu aturan atau regulasi setempat. Dan, jadilah contoh pilot yang taat pada hukum yang berlaku, di manapun dan kapanpun.

8 Comments

  1. Muhammad Rifai

    Untuk mendapatkan Sertifikat gimana caranya ya?

    Reply
    • DJI Store

      Mungkin bisa kontak atau join di Grup Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) untuk informasi lebih lengkapnya

      Reply
  2. syadikin

    untuk daerah yang telah disebutkan, apakah ada tempat lagi yang dilarang mengendalikan drone? terima kasih

    Reply
    • DJI Store

      kalau di Indonesia, selain bandara beberapa tempat perlu izin khusus dalam menerbangkan drone. Misalnya seperti daerah wisata candi atau tempat-tempat yang ada potensi menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan ketika menerbangkan drone di sana. Mohon untuk bisa juga terbiasa meminta izin setiap kali menerbangkan drone di wilayah tertentu.

      Reply
  3. Deni Rachaman

    Bagaimana Untuk mendapatkan izin terbang drone di bandara ?

    Reply
    • DJI Store

      silakan ditanyakan ke petugas bandara setempat secara langsung saja

      Reply
  4. Adrian

    Sy pemilik Drone Phantom. Kenapa setiap kali sy menerbangkan Drone di indikator HP sy cuma 30 meter sj. Diatas 30 sdh tdk bs lg padahal jangkauan bandara Dr Drone sekitar 7 kg lebih petunjukx.

    Reply
    • DJI Store

      Pastikan drone sudah diaktivasi sebelumnya dan bukan berada di mode beginner. Silakan baca buku panduan manual atau tanyakan ke kami lewat WA di 0813-2882-8282

      Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *