DJI Spark, mini drone terbaru produksi DJI ini memang todak pernah berhenti untuk memberi inovasi-inovasi terbaru untuk semakin memudahkan setiap konsumer dalam menggunakannya. Kita tentunya tahu bahwa Spark mampu dikontrol hanya dengan menggunakan smartphone atau juga dengan menggunakan remot kontrol.

Ketika kamu terbang dengan menggunakan remot kontrol, tentunya kamu akan merasakan pengalaman yang berbeda jika dibandingkan ketika menerbangkan dengan menggunakan smartphone. Ada banyak potensi Spark yang bisa kamu maksimalkan ketika terbang dengan remot kontrol.

Namun, untuk bisa terbang dengan menggunakan remot kontrol ini terlebih dahulu kamu harus melakukan prosedur binding atau penyambungan remot kontrol dengan aircraft.

Harus kamu ketahui sebelumnya, teknologi yang disematkan pada Spark ini sedikit berbeda dengan teknologi yang ada pada drone DJI lain seperti Phantom 4 maupun Mavic Pro, walaupun keduanya sama-sama menggunakan WiFi untuk menyambungkan antara remot kontrol dengan aircraft.

Kita ambil contoh Mavic Pro, yang pada di dalam teknologi WiFi nya tertanam juga teknologi lain bernama OccuSync yang membuat jangkauan transmisi Mavic Pro menjadi sangat jauh. Atau pada Phantom 4 dengan teknologi Lightbride-nya. Spark berbeda. Pada Spark hanya ada WiFi, yang artinya baik di dalam remot kontrol maupun aircraft, keduanya, terdapat transmitter dan receiver WiFi yang mampu memancarkan sinyal dengan frekuensi 2.4 – 5.8 GB.

Dengan adanya receiver dan transmitter ini juga artinya kamu bisa menghubungkan smartphone-mu dengan drone atau smartphone dengan remot kontrol. Inilah sebabnya ketika kamu terbang dengan remot kontrol, Spark mampu terbang dengan jarak hingga 2 km.

Jika kamu membeli Spark Fly More Combo, remot kontrol sudah tersambung dengan aircraft sedari awal. Namun, jika kamu membeli Spark dan remot kontrol secara terpisah, kamu perlu melakukan prosedur binding terlebih dahulu.

Untuk melakukan proses binding, kamu bisa mengikuti instruksi berikut ini:

 

1. Nyalakan Semua Device

Ketika kamu menyalakan aircraft, remot kontrol, dan smartphone. Pada daftar jaringan WiFi yang ada di smartphone-mu kamu akan melihat ada dua jaringan WiFi yaitu Spark dan Remot Kontrol. Hal ini artinya kamu bisa langsung mengontrol Spark dengan smartphone atau dengan remot kontrol.

2. Tekan dan Tahan Tombol Power Spark

Ketika kamu ingin mengontrol Spark dengan remot kontrol, maka kamu perlu menyambungkan Spark dengan Remot Kontrol lebih dahulu. Caranya adalah dengan menekan dan menahan tombol power pada Spark selama 3 detik hingga terdengar bunyi beep sekali. Hal ini menandakan bahwa Spark berada dalam Mode Binding.

3. Tombol Kombinasi

Sekali kamu mendengar bunyi beep itu, selanjutnya kamu perlu menekan tombol kombinasi pada remot kontrol. Adapun tombol yang harus kamu tekan adalah Tombol Flight Pause, Tombol Function (fn), dan Tombol Customize (satu tombol yang berada di bawah tombol kamera). Tunggu hingga LED berkedip hijau lalu lepaskan. Hal ini menandakan bahwa remot kontrol sedang dalam proses binding dengan aircraft. Proses ini butuh beberapa detik, sekali tersambung LED akan berhenti berkedip. Yang artinya proses binding sudah selesai.

4. Refresh Koneksi WiFi

Begitu proses binding selesai, refresh WiFi yang ada pada smartphone-mu. Di sana kini hanya akan ada satu jaringan WiFi Remot Kontrol yang tersedia. Sambungkan dan kamu siap terbang dengan menggunakan remot kontrol.

Untuk melakukan proses unbinding, kamu bisa mengikuti instruksi berikut:

  1. Pastikan semua device tetap dalam kondisi menyala
  2. Tekan tombol power pada Spark dan tahan selama 6 detik atau hingga terdengar bunyi beep dua kali.
  3. Proses unbinding selesai ketika kamu sudah mendengar bunyi beep dua kali.
  4. Refresh koneksi WiFi pada smartphone-mu dan kamu akan mendapatkan dua jaringan WiFi: Spark dan Remot kontrol kembali.

Reset Factory Setting

Sudah bukan rahasia lagi bahwa kamu bisa mengatur sendiri SSID dan password yang ada pada setiap drone produksi DJI. Termasuk Spark. Kamu bebas memberi nama pada jaringan SSID mu dengan menggunakan aplikasi DJI GO 4. Namun ingat, kamu tidak bisa mengganti nama jaringan SSID pada remot kontrol Spark (kamu bisa lihatnya di bagian belakang Spark).

Seringkali, dikarenakan banyak hal, kita menjadi lupa dengan password baru yang kita pakai di SSID baru. Untuk mengatasinya, kamu bisa melakukan reset factory setting. Berikut caranya:

  1. Pastikan aircraft dalam kondisi menyala
  2. Tekan dan tahan tombol power selama 9 detik atau hingga terdengar beep tiga kali.
  3. Proses reset factory setting ini selesai ketika bunyi beep terdengar 3 kali.
  4. Refresh Koneksi WiFi pada smartphone-mu dan jaringan WiFi pada Spark akan kembali ke pengaturan awal. Untuk bisa tersambung lagi, gunakan SSID dan password yang tertera pada bagian dalam Spark atau di yang ada di dalam boks

Ketiga cara tersebut bisa kamu gunakan sesuai keinginanmu dalam menerbangkan DJI Spark. Selalu ingatlah untuk menjaga keamanan penerbangan drone dan terbang dengan aman di mana pun kamu berada.

Semua tutorial tersebut juga bisa kamu saksikan pada kanal YouTube berikut:

 

5 Comments

  1. Yohandra

    Saya mau tanya,apa fungsi dari tombol fause diremote dji spark pada saat dronenya terbang dan apa yang terjadi pada dronenya?

    Reply
  2. Yoga

    Kalau sudah terconec tapi layar kamera gak ada gambar malah hitam itu apanya gan

    Reply
    • DJI Store

      Kemungkinan belum connect

      Reply
  3. Leonardi

    Malam gan mau tanya saya sudah lakukan proses pairing menggunakan aplikasi DJI GO4 tpi pas pairing complete tiba2 failed dan pas mau diulang lg tidak bsa
    Untuk masalah itu solusinya gmna ya min?

    Reply
    • DJI Store

      Silahkan coba dengan remote lain kak, dan lihat bagaimana hasilnya. Atau bisa juga di bawa ke service center terdekat untuk dicoba pairing dengan remote lain.

      Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *